Apa itu Crypto Derivatif Trading?
Berita KriptoIndonesia

Apa itu Derivatif Crypto Trading?

Read in English

Derivatif adalah kontrak keuangan antara dua pihak atau lebih yang mendasarkan nilainya dari aset yang menjadi landasannya, dalam hal ini cryptocurrency. Guna memperjelas, derivatif trading merupakan kesepakatan jual beli aset, baik itu saham atau cryptocurrency pada harga dan waktu yang telah ditentukan terlebih dahulu di masa yang akan datang.

Derivatf sendiri tidak memiliki nilai, sepenuhnya didasari oleh nilai yang diperkirakan dimasa depan dari aset yang dipilih. Pada umumnya ada 3 macam produk derivatif yaitu Swaps, Futures, dan Option.

Mengapa memilih Derivatif Trading?

Saat ini cryptocurrency masih tergolong baru dalam mengadaptasi pasar derivatif, sehingga hanya ada sedikit pilihan pasar derivatif dipasaran. Salah satu yang cukup popular adalah Bitcoin futures dan option, dikarenakan Bitcoin menguasai lebih dari 50% dari market cryptocurrency, membuat BTC sebagai coin yang terbesar dan paling sering diperdagangkan.

Meskipun derivatif trading tergolong rumit dan sering kali hanya dilakukan oleh trader profesional. Ada beberapa alasan mengapa derivatif lebih baik.

Alasan pertama, dengan derivatif setiap orang dapat mengurangi resiko dan melindungi diri mereka dari fluktuasi harga aset yang dipilih. Selain terjaga dari volatilitas harga dengan derivatif juga dapat menentukan jumlah yang akan diperjual belikan dalam perencanaan untuk melindungi diri dari fluktuasi yang berlebihan.

Alasan kedua, Hedging, atau kemampuan melindungi investasi dengan mengimbangi potensi kerugian yang ada. Banyak yang menyebut hal seperti memiliki polis asuransi untuk portofolio investasi. Dengan adanya kemampuan untuk hedging, seseorang bisa tetap mendapatkan keuntungan baik dalam kondisi bear atau bull market.

Alasan ketiga, Spekulasi. Banyak trader yang memanfaatkan derivatif untuk berspekulasi terkait harga cryptocurrency. Tujuannya tentu saja untuk mendapatkan keuntungann dari pergerakan harga aset yang dipilih. Sebagai contoh, seorang trader bisa memperoleh profit dengan membeli kontrak derivatif dan mengantisipasi penurunan harga pada aset yang dipilih dengan “Shorting”. Shorting pada dasarnya adalah bertaruh pada harga sekuritas. Spekulasi dinilai negatif karena menyebabkan volatilitas tingkat tinggi terhadap suatu pasar.

Dalam pasar tradisional, cara mendapatkan profit adalah dengan membeli koin di harga rendah lalu menjualnya di harga yang tinggi nantinya. Namun, ini hanya memungkinkan jika dilakukan di bull market atau trendnya sedang naik. Shorting adalah cara mendapatkan profit ketika bear market atau trend sedang turun.

Saat ini hanya ada beberapa bursa pertukaran cryptocurrency yang dapat melakukan derivatif trading. Beberapa yang cukup besar adalah Bitmex, Binance, OKEX dan Tokenomy. Derivatif trading memungkinkan pengguna mendapatkan keuntungan dalam setiap situasi (bear or bull market). Meski demikian, derivatif memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi sehingga pada umumnya dilakukan oleh profesional trader atau technical trader yang berpengalaman.

Jika Anda ingin mengembangkan cryptocurrency melalui derivatif trading, Anda dapat mempertimbangkan menggunakan NOBI. NOBI merupakan aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk menikmati manfaat dari derivatif trading dengan mengikuti strategi yang telah dibuat oleh Strategy Expert yang bekerjasama dengan kami.

Ingin mengetahui lebih lanjut? Kunjungi dan daftar di usenobi.com sekarang!