Foto: Ilustrasi Kartu Visa
Belajar bersama NOBIIndonesia

Wah! Sekarang Visa Menerima Aset Kripto Sebagai Alat Transaksi

Read In English

Setelah Mastercard, sekarang giliran Visa menerima aset kripto sebagai alat transaksi

Makin populernya Bitcoin dan aset kripto (cryptocurrency) di kalangan publik sudah tidak bisa dipungkiri lagi. Rasanya, setiap menulis artikel baru, ada saja berita terkini perusahaan besar dunia yang akhirnya menerima aset kripto sebagai alat transaksi. Dari PayPal, Tesla, Mastercard, dan masih banyak lagi perusahaan besar dunia lainnya yang sudah menerima aset kripto sebagai alat transaksi. Seperti tidak mau kalah dengan pesaing utamanya yaitu; Mastercard, Visa baru-baru ini juga telah mengumumkan hal yang sama. Visa Inc mengumumkan kebijakan itu dan memastikan pemilik aset kripto USD Coin (USDC) untuk bisa transaksi di jaringan pembayarannya. USDC sendiri merupakan aset kripto yang dibangun di blockchain Ethereum.

Stablecoins

Seperti yang diketahui, USDC adalah aset kripto yang masuk dalam kategori stablecoin yang nilainya dipatok langsung ke dolar AS. Kini, ada banyak jenis stablecoin yang telah beredar di pasar, seperti Tether (USDT), DAI, Binance USD (BUSD) dan masih banyak lagi. Nah, jika Anda adalah tipe investor yang tidak terlalu cocok dengan harga Bitcoin yang fluktuatif, pemilihan stablecoin sebagai aset kripto untuk investasi bisa jadi solusi, dikarenakan harganya yang lebih “stabil”.

Swipe Visa: Bayar dengan aset kripto, tinggal gesek!

Sebelum mengumumkan menerima aset kripto sebagai alat transaksi untuk penggunanya, Visa dan Swipe telah bekerjasama dengan meluncurkan kartu debit bernama Swipe Visa. Swipe Visa adalah kartu debit khusus untuk melakukan pembayaran dengan aset kripto. Ada empat tingkatan kartu debit Swipe Visa yang bisa dipilih, yaitu Saffron, Sky, Steel, dan Slate. Melalui CEO Swipe, Joselito Lizarondo menyebutkan bahwa, Swipe Visa debit card memungkinkan aset kripto dapat diakses oleh jutaan pengguna di seluruh dunia dengan memperluas layanannya termasuk ke wilayah Asia.

Foto: Illustrasi kartu debit Swipe Visa. Sumber: CryptoVantage.com

Kerjasama USDC dengan VISA yang merupakan perusahaan besar diharapkan mampu mendorong penggunaan aset kripto di masa mendatang. Tapi perlu diingat, sejauh ini aset kripto di Indonesia baru diakui sebagai komoditi yang bisa diperjualbelikan di bursa berjangka. Namun di beberapa negara lain, aset kripto sudah diakui sebagai mata uang dan alat pembayaran. Tapi tidak ada yang tahu juga, semoga Indonesia ke depannya bisa menerima aset kripto sebagai alat transaksi yang sah.

Di NOBI tersedia stablecoin terbaik di pasar, seperti; Tether (USDT), USDC Coin (USDC), DAI dan masih banyak yang akan datang.

Dapatkan update terkini dari NOBI dengan mengikuti sosial media kami di Twitter, Facebook dan Instagram.

Jika Anda memiliki pertanyaan, saran, dan masukan, silahkan kunjungi kami di roadmap.usenobi.com atau bergabung dengan komunitas Telegram kami.

#GrowYourCrypto #GrowWithNOBI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *