Avalanche adalah blockchain lapisan 1 untuk membuat DApps dan jaringan blockchain khusus yang duncurkan pada tahun 2018 oleh Ava Labs dengan para pendirinya Emin Gün Sirer, Kevin Sekniqi dan Maofan Yin. AVAX bertujuan untuk menyelesaikan "trilemma blockchain" di mana blockchain seringkali kesulitan digunakan banyak orang, menyebabkan biaya transaksi yang mahal, seperti pada Ethereum.
Apa Yang Membuat AVAX Unik?
- Avalanche menggunakan pendekatan 3 blockchain khusus untuk mencapai tujuannya (C-Chain, X-Chain, dan P-Chain)
- Exchange Chain (X-Chain) digunakan untuk menciptakan aset, mengirim dan menerima dana dengan biaya yang murah
- Contract Chain (C-Chain) digunakan untuk menyimpan smart contracts dan aplikasi desentralisasi
- Platform Chain (P-Chain) digunakan untuk staking AVAX dan menyediakan aktivitas validator
Apa Yang Mempengaruhi Harga AVAX?
- Permintaan dan penawaran
- Banyaknya adopsi AVAX dari Ethereum
Apa Yang Membuat AVAX Bernilai?
- Proses transaksi yang cepat - 4.500 transaksi per detik dibandingkan batas Ethereum sekitar 15
- Skalabilitas dan biaya transaksi yang lebih baik daripada Ethereum
Seberapa Amankah Jaringan AVAX?
AVAX diperdagangkan di Exchange Chain, yang mengikuti mekanisme konsensus Avalanche sendiri. AVAX menggunakan protokol grafik asiklik terarah (DAG) yang memungkinkan finalisasi yang cepat dan secara signifikan meningkatkan kecepatan blockchain.
FAQ
Apa perbedaan antara AVAX dan ETH?
Walaupun Ethereum pada saat ini beroperasi dengan skala yang cukup besar, kemampuan skalabilitas Avalanche memberikan keuntungan jangka panjang. Selain itu AVAX memiliki waktu transaksi yang jauh lebih cepat dan biaya lebih murah dibanding Ethereum.
Haruskah saya berinvestasi di AVAX?
Apabila Anda mencari alternatif Ethereum yang lebih terjangkau, AVAX bisa menjadi pilihan. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum memutuskan untuk berinvestasi.